
09 Juli 2025
Di balik lereng-lereng hijau Sukabumi dan ombak Samudra Hindia yang bergemuruh, tersimpan sebuah kawasan yang kini semakin dikenal sebagai destinasi wisata kelas dunia: Geopark Ciletuh. Kawasan ini bukan hanya cantik secara visual, tapi juga memiliki nilai geologi, budaya, dan ekosistem yang diakui oleh UNESCO Global Geopark Network sejak 2018.
Tahun 2025 ini, Geopark Ciletuh mencatat lonjakan kunjungan hingga 320.000 wisatawan per semester pertama, dengan kontribusi besar dari wisatawan domestik dan mancanegara yang mencari petualangan alam otentik.
Apa Itu Geopark Ciletuh?
Geopark Ciletuh berada di Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, mencakup area seluas lebih dari 120.000 hektare. Wilayah ini menyatukan elemen geologi purba, lanskap megah, air terjun bertingkat, pantai perawan, hingga desa-desa adat yang masih lestari.
Kawasan ini juga dikenal karena keberadaan struktur geologi tertua di Jawa Barat, yang dipercaya terbentuk lebih dari 60 juta tahun lalu, menjadikannya tempat belajar geologi, ekowisata, dan budaya dalam satu paket.
Daya Tarik Wisata Geopark Ciletuh
🌊 Pantai Palangpang
Gerbang utama Geopark ini menawarkan pemandangan laut luas, pasir lembut, dan tebing terjal. Di sini pengunjung bisa menikmati panorama sunrise, perahu wisata, dan spot foto ikonik.
💦 Curug Awang
Disebut sebagai “Niagara-nya Sukabumi”, air terjun setinggi 40 meter ini menghadirkan suara gemuruh dan kabut air yang menyegarkan. Tersedia jalur trekking dan fasilitas foto udara.
🪨 Puncak Darma
Viewpoint paling terkenal di Ciletuh, memberikan panorama 180 derajat bentang alam pegunungan dan laut. Cocok untuk sunrise, paralayang, dan glamping.
🏞️ Batu Cadas Panjang
Situs geologi purba yang menampilkan lapisan batuan laut purba di daratan. Spot ini juga menjadi tempat edukasi geologi yang populer bagi pelajar dan peneliti.
🛖 Desa Wisata Ciwaru dan Tamanjaya
Pengunjung bisa menginap di homestay lokal, mencicipi kuliner khas seperti pepes ikan ciletuh, dan melihat langsung kerajinan tangan, tarian adat, hingga sistem pertanian tradisional.
Fasilitas dan Akses Transportasi
🚗 Dari Jakarta, wisatawan bisa menempuh perjalanan darat ±6–7 jam via Sukabumi–Jampang–Surade.
🚐 Transportasi wisata terintegrasi sudah disediakan Dinas Pariwisata Jabar, termasuk shuttle Geopark Trail.
🏨 Tersedia berbagai penginapan dari homestay warga, eco-lodge, hingga resort ramah lingkungan di pinggir pantai.
Konservasi & Edukasi
Sebagai bagian dari Geopark Dunia, Ciletuh dijaga melalui kolaborasi antara pemerintah, masyarakat adat, dan akademisi. Kegiatan edukatif seperti ekspedisi geologi, program adopsi pohon, dan pelatihan pemandu lokal terus dikembangkan.
UNESCO juga mengapresiasi integrasi wisata dan edukasi di sini sebagai contoh konservasi berbasis masyarakat yang berhasil.
Kesimpulan
Geopark Ciletuh adalah perpaduan keindahan dan kearifan lokal yang menghadirkan pengalaman wisata menyeluruh — dari lanskap luar biasa, ilmu pengetahuan alam, hingga budaya Sunda yang hidup. Sebuah surga tersembunyi yang kini mulai bersinar terang di peta wisata dunia.
Bagi pecinta alam sejati, Ciletuh bukan hanya tempat untuk dikunjungi, tapi untuk direnungi dan dijaga.