Jakarta, 2 Mei 2026 – Kebiasaan jarang membersihkan sisir ternyata dapat berdampak pada kesehatan rambut dan kulit kepala. Banyak orang masih menganggap sepele hal ini, padahal sisir yang kotor bisa menjadi tempat menumpuknya kotoran dan bakteri.
Sisir yang digunakan setiap hari dapat mengumpulkan sisa rambut, minyak alami dari kulit kepala, serta residu produk perawatan. Jika tidak dibersihkan secara rutin, kotoran tersebut dapat kembali menempel pada rambut saat digunakan.
Para ahli kesehatan menjelaskan bahwa penggunaan sisir yang tidak higienis dapat memicu berbagai masalah, seperti rambut lepek, ketombe, hingga iritasi pada kulit kepala. Dalam kondisi tertentu, bahkan dapat meningkatkan risiko infeksi ringan.
Selain itu, kebersihan sisir juga berpengaruh pada kualitas rambut. Sisir yang kotor dapat membuat rambut terlihat kusam dan sulit diatur, sehingga mengganggu penampilan secara keseluruhan.
Disarankan untuk membersihkan sisir secara berkala, setidaknya seminggu sekali, dengan menggunakan air hangat dan sabun ringan. Membersihkan sisa rambut yang menempel juga penting dilakukan setiap kali selesai digunakan.
Pakar perawatan rambut juga mengingatkan agar tidak berbagi sisir dengan orang lain, karena dapat mempercepat penyebaran bakteri atau masalah kulit kepala.
Dengan menjaga kebersihan alat perawatan rambut, kesehatan rambut dan kulit kepala dapat tetap terjaga. Kebiasaan sederhana ini dinilai mampu memberikan dampak besar dalam jangka panjang.






