Sukabumi, 24 September 2026 – Kecelakaan lalu lintas yang melibatkan tiga sepeda motor terjadi di Jalan Raya Palabuhan II, Kampung Cibodas, Desa Kertaraharja, Kecamatan Cikembar, Kabupaten Sukabumi, Rabu (23/9/2026) sekitar pukul 11.30 WIB. Peristiwa tersebut mengakibatkan seorang pelajar berusia 19 tahun meninggal dunia di lokasi kejadian. Korban diketahui bernama Zidan Prayetna, warga Desa Sirnaresmi, Kecamatan Gunungguruh. Selain korban meninggal, seorang pengendara lainnya mengalami luka ringan. Polisi kemudian melakukan penanganan dan penyelidikan di lokasi kecelakaan.
Kecelakaan bermula ketika Zidan mengendarai Honda Beat Pop bernomor polisi F 6957 TX dari arah Cikembar menuju Sukabumi. Ketika tiba di lokasi dengan kondisi jalan lurus dan agak menurun, korban diduga berusaha mendahului sebuah truk yang berada di depannya. Sepeda motor kemudian bergerak ke bagian kanan jalan untuk melakukan manuver tersebut. Pada saat bersamaan, sebuah sepeda motor datang dari arah berlawanan. Jarak yang sudah terlalu dekat membuat tabrakan tidak dapat dihindari.
Sepeda motor dari arah berlawanan tersebut merupakan Honda Beat bernomor polisi F 2049 TAC yang dikendarai Erlinda Nur Senjawati. Benturan terjadi antara kendaraan korban dengan sepeda motor yang dikendarai Erlinda. Setelah tabrakan pertama, Zidan dan kendaraannya tergelincir ke arah berbeda. Sepeda motor korban kemudian bergerak ke bagian kanan jalan. Kendaraan itu selanjutnya mengenai sepeda motor ketiga yang sedang melaju dari arah Sukabumi menuju Cikembar.
Sepeda motor ketiga merupakan Honda Beat Pop bernomor polisi F 3819 TAJ yang dikendarai Asep Munawar. Rangkaian benturan tersebut membuat kecelakaan melibatkan tiga kendaraan dalam waktu berdekatan. Zidan mengalami cedera kepala berat serta luka lecet pada tangan dan kaki. Kondisi korban tidak dapat diselamatkan dan dinyatakan meninggal dunia di tempat kejadian. Sementara itu, Erlinda mengalami memar pada bagian wajah serta luka lecet di tangan dan kaki.
Saat kecelakaan berlangsung, kondisi cuaca di lokasi dilaporkan cerah dengan arus lalu lintas ramai tetapi masih lancar. Kondisi jalan yang lurus dan agak menurun menjadi salah satu bagian yang diperhatikan dalam pemeriksaan awal kepolisian. Petugas Unit Gakkum Satlantas Polres Sukabumi kemudian melakukan olah tempat kejadian perkara untuk mengetahui rangkaian kecelakaan secara lebih lengkap. Kendaraan yang terlibat juga menjadi bagian dari pemeriksaan petugas. Kerugian materi akibat peristiwa tersebut diperkirakan sekitar Rp500 ribu.
Pemeriksaan awal mengarah pada dugaan bahwa kecelakaan terjadi ketika korban mencoba mendahului kendaraan di depannya dan masuk ke jalur kendaraan dari arah berlawanan. Polisi masih menangani perkara tersebut untuk memastikan seluruh keadaan yang menyebabkan kecelakaan. Keterangan pengendara lain serta kondisi kendaraan menjadi bagian yang dapat digunakan untuk melengkapi penyelidikan. Peristiwa tersebut kembali menunjukkan tingginya risiko ketika pengendara melakukan manuver mendahului tanpa ruang yang cukup. Terlebih, kendaraan dari arah berlawanan dapat muncul dalam waktu singkat ketika jarak pandang dan kecepatan tidak diperhitungkan secara tepat.
Kecelakaan di Cikembar tersebut menjadi pengingat bagi pengguna jalan untuk memastikan kondisi benar-benar aman sebelum mendahului kendaraan lain. Pengendara sepeda motor perlu memperhitungkan jarak, kecepatan kendaraan dari arah berlawanan, serta kondisi jalan sebelum berpindah jalur. Manuver mendahului sebaiknya tidak dilakukan apabila ruang yang tersedia tidak memungkinkan kendaraan kembali ke jalurnya dengan aman. Kepolisian telah menangani kecelakaan yang menewaskan pelajar tersebut dan melakukan langkah penyelidikan lebih lanjut. Keselamatan dan kehati-hatian tetap menjadi faktor utama untuk mengurangi risiko kecelakaan di jalan raya.








